Gaya hidup dan pola makan yang buruk seperti sering mengonsumsi makanan tinggi garam, gula, dan lemak dapat menyebabkan lonjakan tekanan darah (hipertensi). Umumnya, dokter terbaik jantung Surabaya akan memberi saran kepada penderita hipertensi untuk melakukan diet makanan, yaitu dengan pola makan DASH.

Lantas, seperti apa itu pola DASH, makanan apa saja yang boleh dikonsumsi, dan apa saja manfaatnya khususnya bagi penderita hipertensi? Yuk, simak selengkapnya di sini!

Apa itu Pola Makan DASH?

Menurut Alodokter, DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension) adalah cara makan dengan membatasi makanan tinggi garam atau natrium, lemak jenuh, dan gula. Tujuannya untuk membantu menurunkan dan mengontrol tekanan darah tinggi.

Makanan yang diperbolehkan pada pola makan tersebut antara lain:

  • Buah-buahan dan sayuran: Sumber serat, vitamin, dan mineral.
  • Produk susu rendah lemak (susu skim atau yogurt): Sumber kalsium dan nutrisi lain tanpa lemak jenuh yang berlebihan.
  • Daging tanpa lemak (unggas tanpa kulit) dan ikan, bukan daging merah berlemak dan makanan olahan dari daging: Sumber protein.
  • Kacang-kacangan dan biji-bijian: Sumber protein, serat, dan nutrisi penting lainnya.

Selain beberapa jenis makanan di atas, yang terpenting adalah Anda harus mengurangi asupan garam (natrium) hingga 2.300 mg per hari atau bahkan 1.500 mg per hari untuk penderita hipertensi. DASH juga mendorong Anda untuk membatasi makanan lemak jenuh dan trans, serta gula tambahan dari makanan dan minuman.

Manfaat Pola Makan DASH

Sesuai namanya, manfaat utama dari DASH adalah untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Dengan menurunkan tekanan darah, maka risiko komplikasi pada beberapa organ vital seperti jantung, ginjal, dan pembuluh darah juga akan berkurang.

Selain itu, dengan mengonsumsi produk susu rendah lemak yang kaya akan kandungan kalsium dan nutrisi lainnya, maka akan membantu menjaga kesehatan tulang dan mencegah osteoporosis. DASH juga bermanfaat bagi penderita diabetes, karena dapat membantu mengontrol berat badan, kolesterol, dan gula darah.

Penerapan Pola Makan DASH

Untuk memulai menerapkan pola makan DASH, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dan praktikkan supaya tujuan kesehatan yang diinginkan dapat tercapai. Berikut penjelasannya!

  • Membaca setiap label pada makanan dan minuman, khususnya kandungan natrium, gula, dan lemak. Lalu, pilih produk dengan kadar natrium, lemak, dan gula yang rendah.
  • Mengurangi penggunaan garam saat memasak. Anda bisa menggantinya dengan rempah-rempah, perasan jeruk lemon, atau bumbu lainnya untuk menambah rasa.
  • Konsumsi lebih banyak buah, sayur, dan kacang-kacangan setiap harinya.
  • Pilihlah jenis biji-bijian yang utuh seperti nasi merah, roti gandum, atau sereal gandum utuh.
  • Pilihlah jenis produk susu skim, keju, dan yogurt yang rendah lemak.
  • Batasi makanan olahan dan cepat saji, karena cenderung tinggi garam, lemak, dan gula.

Konsultasikan Kesehatan Jantung pada Ahlinya!

Mengatur menu makan DASH sebenarnya mudah, Anda tetap bisa mengonsumsi nasi dan daging, namun dengan porsi yang dibatasi. Sedangkan porsi sayur dan buah harus diperbanyak. Dengan menerapkan pola makan DASH yang benar, tekanan darah tinggi akan lebih terkontrol serta kesehatan jantung dan organ tubuh lainnya juga terjaga.

Namun, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi terlebih dahulu untuk mendapatkan panduan pola makan diet yang sesuai dengan kondisi Anda secara personal dan detail. Jika Anda termasuk penderita hipertensi atau mulai mengalami gejala dan keluhan terkait jantung, segera kunjungi RS Premier Surabaya.

RS Premier Surabaya memiliki fasilitas pelayanan jantung terpadu dengan peralatan medis yang canggih dan lengkap, serta dokter jantung terbaik Surabaya yang akan memberikan penanganan untuk penyakit jantung. Anda akan menjalani screening awal berupa EKG, Echocardiografi, dan lainnya untuk mengetahui tindakan selanjutnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *